"Tujuh belas agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita. hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, mer-de-ka..."
Seperti itulah lagu Hari Merdeka yang diciptakan oleh H. Mutahar yang dirilis tahun 1946 (wikipedia). Masih hafal bukan? atau masih ingat sebait-dua bait dari lagu tersebut?
Alangkah indahnya hari kemerdekaan, sebuah hari penting yang kehadirannya diperjuangkan dengan jiwa dan raga, darah dan nyawa, moral dan material, oleh para pendahulu kita.
merdeka bukanlah sebuah kata sederhana, merdeka menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah: 1. Bebas (dari perhambaan, penjajahan dan sebagainya); berdiri sendiri. 2. Tidak terkena atau lepas dari tuntutan. 3. tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa.
Kemerdekaan Bangsa Indonesia berarti lepasnya Bangsa Indonesia dari segala bentuk penjajahan, berdirinya Bangsa Indonesia sebagai Negara yang berdiri sendiri dan mengakui bahwa segala bangsa berhak atas sebuah kata sakral. Merdeka.
Aroma kemerdekaan semakin kuat menjelang usia Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tahun ini berusia 72 tahun. Semoga ditahun ini Indonesia semakin kuat namun tetap bersahaja, rakyatnya makmur merata disegenap kalangan, diberkahi dengan pemimpin yang amanah dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral serta bertanggung jawab pada rakyat yang dipimpinnya.
Apa makna kemerdekaan yang hakiki menurut anda?
Apakah bebas pajak, bebas mengumbar hak, bebas dari melanggar norma?
Tunggu. Sebelumnya kita harus pastikan bahwa kita ini manusia. Tuhan ciptakan dalam bentuk yang paling sempurna, yang dilengkapi dengan cipta, rasa dan karsa.
Kemerdekaan yang hakiki menurut saya ialah bebas dalam aturan yang benar. sebenar-benarnya bebas yang dillingkupi kemuliaan ajaran Agama. Agama apapun itu pasti mengajarkan kebaikan, mengajak kepada kebaikan.
Kemerdekaan hakiki bukan berarti kita harus bebas dengan mengumbar hak yang kita miliki. ingat bahwa hak kita bersinggungan dengan hak orang lain, maka disinilah toleransi memegang peranannya.
Kemerdekaan hakiki bukan berarti kita bebas mengeksplorai kebudayaan asing, lalu menyerap mentah-mentah apa yang kita dapatkan. Ingatlah bahwa adat ketimuran Indonesialah yang dikagumi bangsa lain. ramah tamah dan sopan santun adalah hal yang sejak dulu kita banggakan.
Kemerdekaan hakiki ialah saat kita benar-benar bebas dari kungkungan sikap pesimis diri kita sendiri. bangkit berdiri meski harus jatuh berulang kali.
Tidak ada masalah yang tak bisa dipecahkan, tidak ada persoalan tanpa jawaban, tidak akan pernah ada kebuntuan disetiap perjalanan, yang ada hanya diri kita yang menyerah sebelum berjuang.
Teman, saat kita merasa langit diatas kepala kita gelap, bumi dibawah kaki kita terbelah, ingalah selalu bahwa kita adalah makhluk Tuhan. tidak akan dibiarkan tanpa pertolongan.
Merdekakan dirimu dengan kemerdekaan yang hakiki.
Bagaimana dengan anda?
Apakah kemerdekaan hakiki itu menurut anda?
Foto By: Kompasiana

Komentar
Posting Komentar