Aku Benci Hujan

Aku selalu benci hujan turun,
bukan kerena dia membasahi tanah yang kupijak,
yang genangannya membuat lumpur melekat diujung sepatuku,
bukan karena tetesannya membuat bangku-bangku taman basah,
bukan karena guntur dan guruh yang dia bawa,
membuatku sulit memejamkan mata.

Aku selalu benci saat hujan turun,
aroma tanah basah berdebu yang disiram air,
dinginnya udara yang membuat buluku meremang,
mengubah segalanya menjadi lembab,
tapi bukan itu alasanku.

Aku benci saat hujan turun,
karena saat itu aku melihatmu berdiri sendirian dibawah hujan,
lelaki tampan tak berpayung,
kedinginan,
kebasahan,

Rambut indahmu meneteskan air hujan,
mata elangmu mengerjap,
menolak air itu masuk,
kedua lengan kukuhmu bersedekap,
berdiri menanti.

Aku benci hujan,
rinainya membuatku menangis,
iramanya membuatku berteriak,
kecewa,

Karena kau memilihnya,
padahal aku lebih baik,
dan aku yang diciptakan untuk menjadi pasanganmu,
bukan dia.

Aku berteriak saat hujan.
menyesali rasa cinta ini,
yang seharusnya kau miliki,
aku lebih baik darinya, itu pasti.

Sungguh lebih baik,
dari seseorang yang berlarian menjemputmu pulang.
sambil membawa payung hitam.
yang kemejanya basah terkena tampias hujan,
dan dasinya yang miring itu...


Aku jauh lebih baik darinya.
akulah yang tepat untuk menemani hidupmu
karena aku,
seorang wanita.

Komentar