“Kejarlah keunggulanmu, maka kesuksesan akan menghampirimu”




“Kejarlah keunggulanmu, maka kesuksesan akan menghampirimu”

Ada yang tahu ini Quote dari mana?

Yupz betul sekali. Kata-kata ini petikan dari narasi film 3-Idiots yang release tahun 2009. Lama banget yah. Tapi pelajaran yang dapat dipetik dari kisah dalam film ini sangat besar dan menginspirasi banyak orang.

Seorang mahasiswa unversitas tekhnik yang nyentrik, anti mainstream tapi jenius, Ranchodas Syamaldas Chanchad. Berusaha merubah tehnik mengajar di universitas tempat ia belajar. Ia sangat tidak setuju pada cara lama yang seolah membuat mahasiswa menjadi seperti mesin, alih-alih mengasah ketrampilan dan kemampuan alami mereka. Bersama dua sahabatnya Farhan dan Raju, ia menjalankan misinya dengan caranya sendiri.

Dunia pendidikan seolah membiarkan sesorang menjadi terpaksa dalam menimba ilmu. Memaksakan pemahaman guru terhadap sebuah ilmu diserap dengan cara yang sama oleh murid-muridnya. Ilmu pengetahuan berubah menjadi sebuah pendulum yang bergerak statis kekiri dan kekanan. Membiarkan muridnya bekerja seperti apa yang tertulis dalam buku, mengekang kemampuan dalam inovasi dan teknologi baru.
Berkali-kali Rancho berusaha mengubah system pendidikan dengan gayanya. Namun hal itu ternyata tidak berimbas baik pada sahabat sekamarnya. Farhan yang kuliah karena tekanan dari orang tuanya yang terobsesi mempunyai putra seorang insinyur, dan Raju yang kuliah dalam bayang-bayang ketakutan akan mengecewakan orang tuanya. Mereka bertiga mendapat tentangan keras oleh direktur univeritas Viru Sahasthrabuddhe bahkan nyaris di keluarkan dari universitas.

Kematian seorang mahasisiwa bernama Joy, yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena proyek sainsnya ditolak mentah mentah olah Virus, dianggap menyalahi aturan dan merupakan proyek gagal, membuat tiga sekawan itu semakin geregetan pada Pak Virus.

Tiga sekawan dengan gaya khas anak kuliahan, yang terkadang serius namun tak jarang juga bertindak konyol. Namun pada intinya kita dapat memetik hikmah dari kisah persahabatan mereka. Sahabat tidak hanya sekedar teman suka dan duka, sahabat adalah orang yang akan memberikan kritik demi kebaikanmu, tidak peduli sepedas apapun kritik yang diberikan, semua itu berasal dari hati.

Bahkan ketika Rancho menasihati kedua sahabatnya tentang alasan mereka kuliah, tentang bagaimana mereka harus menghadapi hidup, menyikapi masa depan. Rancho berpikiran simple tapi terbuka dan penuh petimbangan. Hingga Farhan akhirnya memutuskan untuk menggeluti dunia yang paling ia sukai, photographer alam liar, dan mendapat surat undangan untuk menjadi asisten seorang photographer handal kelas dunia. Raju akhirnya membuang jimat-jimat yang ia anggap pembawa kebaruntungan, dan memberanikan diri mengikuti sebuah wawancara. Kejujuran Raju membuatnya diterima bekerja. Dan Rancho…?

Setelah kelulusan, ia menghilang begitu saja. Bertahun-tahun hingga tiba hari dimana kedua sahabatnya mendengar dimana ia sekarang.

Melewati rintangan dan hambatan yang lucu sekaligus mengharukan, menurut saya, Farhan, Raju, dan Pia (kekasih Raju sekaligus anak Pak Virus) berhasil menemukan Rancho dengan identias yang sebenarnya. Punksukh Wandhu. Seorang ilmuwan yang 400 lebih karyanya telah dipatenkan. Seorang mahasiswa yang berani menembus batas, belajar dengan dasar kecintaan pada ilmu pengetahuan, bukan sekedar memindahkan tulisan dibuku kedalam otak kita. Karena kita manusia, bukan mesin.
Saksikan sendiri film 3-Idiots agar kamu juga bisa merasakan semangat yang akan mengobarkan kesetiakawananmu, pemikiran yang realistis dan modern.

“Hanya karena singa disirkus berhasil duduk diatas kursi, bukan lantas membuat kita menyebut singa itu berpendidikan bukan?”

Tonton disini http://bit.ly/2uHOT5P

Oh iya, Punksukh Wandhu diilhami dari sebuah sosok nyata Sonam Wangchuk, yang inovatif dan barhati mulia. Seorang ilmuwan yang tidak melupakan generasi penerus dengan mendedikasikan diri mendirikan sebuah sekolah di desanya.

Kita tidak bisa memilih dari keluarga mana kita dilahirkan, tidak bisa meminta dimana kita akan menemui ajal, tapi kita bisa membuat perubahan bagi masa depan.
Ilmu bukan sekedar jalan agar orang mengenal kita melalui gelarnya saja, Ilmu adalah sebuah amanah bagi para penuntutnya agar bisa merubah dunia menjadi lebih baik.

Happy watching

Yuliant Haikal.

Komentar